BAB I PENDAHULUAN
1.Latar
Belakang
Keberhasilan
atlet dalam pencapaian prestasinya tidak terlepas dari peran serta pelatih yang
mampu meramu proses pembinaan anak didiknya. Hal ini jelas terlihat dari
masing-masing tim yang mempunyai karakter dan gaya tersendiri, yang merupakan
cerminan karakter dan gaya yang dibangun oleh masing – masing pelatih di dalam
timnya.
Berbicara
mengenai gaya dan karakter seorang pelatih, tentu masing-masing pelatih
mempunyai perbedaan, sesuai dengan kepribadian, gaya kepemimpinan yang
digunakan, serta falsafah bola basket yang diusungnya. Beberapa Tipe
kepribadian pelatih banyak digambarkan dalam beberapa tipe, diantaranya yaitu
seseorang yang merupakan individu yang keras, tidak kenal kompromi; ada juga
yang dilukiskan sebagai seorang yang sportif, . pembimbing, pelindung, dan
ada pula yang gambarkan sebagai individu yang santai dan seolah-olah tidak
mempedulikan anak didiknya.
1.
Banyak
karakteristik pelatih yang belum dikenali
2.
Banyak
cara berkomunikasi dari seorang pelatih
1.2 Tujuan
dan Manfaat
1. Memepelajari
karakteristik dari seorang pelatih olahraga
2. Mempelajari cara
berkomunikasi dari para pelatih olahraga
BAB II
2.PEMBAHASAN
1.3 Kepribadian seorang pelatih
Beberapa
Tipe kepribadian pelatih banyak digambarkan dalam beberapa tipe, diantaranya
yaitu seseorang yang merupakan individu yang keras, tidak kenal kompromi; ada
juga yang dilukiskan sebagai seorang yang sportif, . pembimbing,
pelindung, dan ada pula yang gambarkan sebagai individu yang santai dan
seolah-olah tidak mempedulikan anak didiknya.
Terdapat
lima kategori tipe kepribadian pelatih yang dominan, yaitu :
1.Pelatih yang
otoriter (Authoritarian/hard-nose coach)
Pelatih dengan
tipe seperti ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
a.
Berpegang teguh pada
disiplin
b.
Biasanya menerapan system
hukuman untuk memaksa atlet patuh pada peraturan, meskipun dirasakan
pahit/kurang adil oleh atlet. Pelatih tidak peduli apakah karena caranya tersebut atlet merasa sakit hati atau
sampai tidak mau berlatih lagi
c.
Ketat dalam rencana dan
jadwal latihan
d.
Bisa kejam dan sadis
e.
Biasanya dia bukanlah
pelatih yang hangat/menyenangkan. Biasanya kurang dekat dan tidak suka mengadakan hubunga pribadi yang terlalu
dekat karena “takut” atlet nanti
akan mengambil keuntungan dari situasi demikian
f.
Dia seringkali menggunakan
ancaman untuk memotivasi para atletnya
g.
Dia tidak senang mempunyai
asisten yang mempunyai tipe kepribadian yang sama dengannya
h.
Dia
merupakan orang yang terorganisir
2.Pelatih
yang baik hati (Nice guy coach)
a.senang memberi motivasi
b. Senang
memberi pujian
c.
Sangat luwes dalam membuat rencana latihan.
3.Pelatih
pemacu (Intense/driven coach)
Pelatih
dengan tipe seperti ini hampir serupa dengan pelatih otoriter. Dia sangat
efektif dalam memberikan rangsangan, motivasi, dan semangat kepada atletnya.
Hanya saja bedanya dia tidak menerapkan system hukuman terhadap atlet yang
kurang memenuhi tugasnya.
4.Pelatih
yang santai (Easy- going coach)
Pelatih
denga tipe seperti ini merupakan kebalikan dari tipe pelatih pemacu. Ia
adalah pelatih yang bersikap pasif, santai, laissez faire, dan karena itu
tidak pernah merasa ada beban stress.
5.Pelatih
tipe bisnis(The scientific/Business-like coach)
Pelatih
tipe ini sering dijuluki sebagai the scientific coach. Inovatif dan
pengetahuannya mengenai olahraga menakjubkan. Dia juga hafal setiap atletnya,
kelemahan, kekuatan, prestasi, dsb. Dia cerdas, selalu yakin akan gagasannya,
dan dia pembicara yang mengesankan.
2.1 Komunikasi dalam Olahraga
Komunikasi dalam olahraga sangat jelas di perlukan agar para
peserta yang di latih dapat menerima apa yang di sampaikan oleh pelatih nya,
ada beberapa macam komunikasi yaitu :
a.
Komunikasi dengan
Diri Sendiri (Intrapersonal Communication)
b.
Komunikasi
Antarpribadi (Interpersonal Communication)
c.
Komunikasi Publik (Public
Communication)
d.
Komunikasi Massa (Mass
Communication)
2.2Nama pelatih yg menjadi
peran
a. CoachRahmad darmawan
b. Coach Ivan kolev
c.
Coach Suharno
karakteristik
melatih dari para pelatih yang menjadi peran
1.
A. Coach
Rahmad darmawan : memiliki tipe melatih yang Authoritarian
(otoriter), karena coach rahmad darmawan selalu menekankan kedisiplinan yang
kuat dan tinggi pada atlet2 nya, juga bisa sadis dengan selalu langsung mencoret
atlet nya jika memang atlet nya tidak layak atau menyalahi aturan hal ini
memang bawak an coach Rahmad darmawan dikarenakan memang coach rahmad darmawan adalah seorang angkatan / TNI yang
memang berpegang teguh pada kedisiplinan.
B. tipe berkomunikasi : menggunakan tipe komunikasi
antar pribadi dimana saat di lihat di akun vidio melatih coach rahmad darmawan
terlihat berkomunikasi secara antar pribadi dengan selalu mengumpulkan atlet
nya dan mulai berkomunikasi atau selalu berkomunikasi secara tatap muka dengan
semua atlet nya saat berlatih
C. pola melatih : pelatih
ini lebih sering menggunakan pola latihan kombinasi program, dan lebih sering
melakukan pengulangan program yang bertujuan untuk memperkuat teknik pemain nya
karena dalam timnas hampir semua pemain nya memiliki skill yang baik
2.
A. Coach ivan kolev :
pelatih ini memiliki tipe / karakteristik melatih yang pemacu (intence), dimana pelatih ini selalu memberi semangat atau dorongan
dorongan motivasi kepada atletnya, terbukti dengan dulu club sriwijaya FC
bermain sangat baik walau di huni beberapa pemain muda. Namun pelatih ini tidak
memaksakan diri untuk menghukum atlet nya.
B. tipe berkomunikasi : coach ivan kolev lebih
sering berkomunikasi dengan cara menyampaikan pada asisten nya / dengan trainer
tim nya, lalu akan di sampaikan oleh asisten nya pada semua pemain nya. Hal ini
dikarenakan ivan colev belum terlalu menguasai bahasa indonesia.
C.pola melatih :Ivan colev lebih menggunakan pola latihan ringan yang berbeban
pada teknik keseluruhan kelompok dikarenakan banyak pemain yang skill nya
merata atau hampir sama
A. Coach
suharno : dalam profil coach suharno, pelatih ini memiliki tipe pelatih yang
pembisnis dimana pelatih ini sangat dekat dan sangat di cintai oleh atlet nya
karena memang sangat hafal dengan kriteria sifat atlet2 nya. Dan juga pelatih
ini memiliki kemampuan membaca permainan lawan. Terbukti dengan bisa membawa
tim AREMA bisa lolos sampai semi final walau coach suharno adalah orang baru di
club AREMA
B. tipe berkomunikasi :coach Suharno menggunakan
komunikasi yang pembawaan nya santa idan merupakan tipe komunikasi antar
pribadi kepada atlet nya
C. pola melatih :pola
melatih yang di terapkan oleh coach suharno lebih pada pola teknik individual
pemain dimana sering dilakukan nya program teknik teknik individu pada pemain
nya atau skill – skill individu pemain nya dikarenakan banyak pemain – pemain
yang ber skill tinggi di tim AREMA
BAB III
PENUTUP
3.1 Pendapat
Dalam dunia kepelatihan sangat di perlukan ada nya peran pelatih
yang aktif, seperti aktif dalam berkomunikasi, pola melatih, dan kehadiran.
Namun juga tak luput dari kriteria seorang pelatih, dimana ada kriteria yang di
sukai maupun yang tidak di sukai oleh atlet, menurut saya sebagai mahasiswa
kepelatihan olahraga semua aspek yang di miliki oleh coach Suharno sangat baik
karena coach Suharno memiliki tipe melatih yang pembisnis dimana Suharno sangat
mengetahui semua kriteria atlet dan juga kriteria kelemahan dan keunggulan
lawan nya, hal ini banyak pelatih yang tidak menguasai namun secara
kedisiplinan coach Rahmad darmawan masih sangat baik karena memang latar
belakang dari Rahmad darmawan adalah seorang Angkatan militer / TNI
3.2 Kesimpulan
Kriteria seorang pelatih yang baik sangat di sukai oleh atlet nya,
dengan modal karakteristik yang baik ini maka akan membuat nyaman para atlet
atlet nya agar terus mau berkarya dalam olahraga, dalam dunia kepelatihan juga
di butuhkan penyampaian yang baik / sistim komunikasi yang baik agar peserta
yang dilatih jelas dan memahami apa yang di sampaikan
Referensi : 1. duniakepelatihan.org
Komunikasibahasa
pedia.com
Profil pelatih
wikipedia.com
Youtube.com